Perkara Jual Beli Jabatan, Lukman Hakim dan Khofifah Tak Hadiri Sidang Tipikor

Antara, Ilma De Sabrini ยท Rabu, 19 Juni 2019 - 13:33 WIB
Perkara Jual Beli Jabatan, Lukman Hakim dan Khofifah Tak Hadiri Sidang Tipikor

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Pengadilan Tipikor, Jakarta menggelar sidang lanjutan perkara jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag), Rabu (19/6/2019). Dalam persidangan ini menghadirkan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa.

Namun, keduanya tidak hadir dalam persidangan. Lukman tidak hadir karena berada di luar negeri dan Khofifah sedang menghadiri kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.

"Pak Lukman Hakim mengirimkan surat pemberitahuan sedang ada kegiatan di luar negeri. Untuk Ibu Khofifah sedang rapat," ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wawan Yunarwanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Menurutnya, Ketua Majelis Hakim Hariono sudah memerintahkan agar saksi yang belum datang untuk menghadiri sidang selanjutnya. "Kami akan hadirkan dalam sidang berikut yang tidak hadir hari ini," ucapnya.

Selain Lukman dan Khofifah, sidang hari ini menghadirkan tiga saksi lainnya, yaitu Asep, Amin Mahfud dan Syaikhul Hadi. Namun, asep juga tidak hadir. "Asep belum ada pemberitahuan," katanya.

Pernyataan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag, Mastuki. Menurutnya, Lukman tengah berada di Belanda.

"Pak Menteri (Lukman Hakim Saifuddin) saat ini masih di Belanda ada kunjungan kerja," kata Mastuki saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Sidang tetap berjalan dengan mendengarkan keterangan dari dua saksi yang hadir, yaitu Kepala Sub Bagian Ortala dan Kepegawaian Kemenag sekaligus Sekretaris Panitia Seleksi (pansel) Pejabat Tinggi Kemenag Syaikhul Hadi dan Kasubag Tata Usaha Kanwil Kemenag Jatim yang juga calon Kakanwil Kemenag Jawa Timur Amin Mahfud.

Lukman dan Khofifah seharusnya hadir sebagai saksi untuk terdakwa Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Haris Hasanudin. Dia didakwa menyuap mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 2014-2019 Romahurmuziy (Romy) dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin senilai Rp325 juta.

Terdakwa lainnya, yaitu Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Gresik Muh Muafaq Wirahadi yang didakwa menyuap Romy Rp91,4 juta.

Editor : Kurnia Illahi