Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.694 per Dolar AS
Dari dalam negeri, penguatan rupiah juga ditopang oleh kinerja intermediasi perbankan yang tetap solid.
Kredit perbankan nasional tumbuh 13,58 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Juli 2026. Pertumbuhan tersebut meningkat dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 12,67 persen.
Kinerja tersebut didukung bauran kebijakan makroprudensial akomodatif Bank Indonesia (BI) serta ketahanan modal perbankan. Rasio kecukupan modal (CAR) tercatat 23,70 persen, sedangkan rasio kredit bermasalah (NPL) berada di level 2,09 persen secara bruto.
Meski demikian, pasar masih mencermati kondisi eksternal Indonesia setelah Bank Indonesia mencatat defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) sebesar 12,5 miliar dolar AS pada kuartal II 2026 atau setara 3,3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Ibrahim menilai, pelebaran CAD terutama dipengaruhi peningkatan defisit neraca perdagangan migas akibat tingginya harga minyak dunia, penurunan surplus nonmigas seiring meningkatnya impor untuk menopang aktivitas ekonomi domestik, serta kenaikan defisit pendapatan primer.