Sejumlah indikator menunjukkan tren positif, seperti transaksi e-retail dan marketplace, serta penggunaan uang elektronik, kartu debit, dan kartu kredit.
BPS Rilis Data Ekonomi 2025 Hari Ini, Pertumbuhan Diproyeksi Hanya 5,05%
”Jumlah perjalanan wisatawan nusantara meningkat, tumbuh sebesar 13,42 persen (y-on-y) pada triwulan-IV 2025, diikuti peningkatan jumlah penumpang di beberapa moda transportasi seperti angkutan rel dan angkutan laut,” kata Amalia.
Selain konsumsi rumah tangga, pertumbuhan juga didukung investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang tumbuh 6,12 persen. Kenaikan ini dipicu peningkatan investasi bangunan, mesin, dan peralatan. Sementara konsumsi pemerintah tumbuh 4,55 persen.
Purbaya Pede Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen, bakal Minta Traktir Prabowo
Dari sisi ekspor, barang dan jasa tumbuh 3,25 persen (y-on-y). Kenaikan ini didorong ekspor komoditas nonmigas seperti minyak nabati, besi dan baja, mesin dan peralatan listrik, serta kendaraan. Peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara juga ikut mendongkrak ekspor jasa.
Dari sisi lapangan usaha, lima sektor dengan kontribusi terbesar terhadap PDB triwulan IV 2025 adalah industri pengolahan (19,20 persen), perdagangan (13,24 persen), pertanian (11,56 persen), konstruksi (10,16 persen), dan pertambangan (8,93 persen).
Beberapa sektor mencatat pertumbuhan tinggi, seperti transportasi dan pergudangan yang tumbuh 8,98 persen, informasi dan komunikasi 8,09 persen, serta jasa keuangan 7,92 persen.
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku