BPS mencatat industri pengolahan tumbuh 5,40 persen pada triwulan IV 2025. Pertumbuhan ini didorong industri makanan dan minuman, logam dasar, serta kimia dan farmasi.
"Pertumbuhan sektor industri pengolahan utamanya ditopang oleh meningkatnya permintaan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri," ujar Amalia.
Sektor perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil dan sepeda motor, tumbuh 6,07 persen seiring meningkatnya produksi dalam negeri, khususnya produk pertanian dan industri pengolahan.
Sementara itu, sektor informasi dan komunikasi tumbuh 8,09 persen karena meningkatnya lalu lintas data dan transaksi digital. Sektor pertanian juga tumbuh 5,14 persen, didorong permintaan domestik yang lebih tinggi.
Editor: Rizky Agustian
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku