PGI Ikut Tanggulangi Corona lewat Gerakan GMC 19, Libatkan Relawan Muda Lintas Iman
Terkait pelaksanaan ibadah dalam kondisi pandemi Covid-19, imbauan PGI tidak boleh tunggak karena sebaran virus corona belum tampak merata di seluruh wilayah. Saat ini, bagi daerah-daerah dengan tingkat sebaran yang tinggi, PGI mengimbau untuk mengalihkan ibadah Minggu menjadi ibadah berbasis keluarga selama dua minggu, sambil melihat perkembangan ke depan.
Untuk jemaat-jemaat yang tidak terpapar virus corona, disarankan untuk menerapkan protokol ibadah secara ketat untuk mengantisipasi penularan Covid-19. Namun bila sudah ditemukan kasus, PGI menyarankan untuk meningkatkan pengelolaan ibadah di tengah keluarga masing-masing.
“Apa yang terjadi pada gereja besar ‘megachurch’ di Korea Selatan haruslah menjadi pembelajaran berharga untuk gereja-gereja lainnya,” kata PGI.
Selain imbauan, Tim Yakoma PGI juga segera memproduksi sejumlah video pendek edukasi. Komisi-komisi pelayanan dilibatkan berdasarkan kepakatan anggota komisi. Komisi kesehatan di antaranya terlibat dalam pembuatan video edukasi terkait pencegahan Covid-19 dan pengelolaan makanan sehat.
“Hingga saat ini, masih banyak rumah ibadah yang minta disemprot disinfektan. Untuk itu, komitmen GMC 19 untuk menjalani tugas hingga pandemi Covid-19 berakhir,” kata PGI.
Editor: Maria Christina