Polemik Clear! Mentan Amran dan Komnas Perempuan Sepakat Kolaborasi Perkuat Perlindungan Perempuan
Dalam penelusuran tersebut, salah satu persoalan yang ditemukan adalah belum optimalnya penyerapan telur peternak oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di Surabaya.
"Di Surabaya, kenapa harga turun? Salah satu faktor penyebabnya adalah MBG yang SPPG ini tidak membeli telur dari peternak dengan harga yang ditentukan oleh pemerintah," ujar Mentan Amran.
Dalam konteks penanganan persoalan tersebut, muncul pembicaraan mengenai seorang pegawai yang tengah mengandung dan memiliki tugas dengan mobilitas tinggi. Mentan Amran menjelaskan tawaran agar yang bersangkutan bekerja di Kementan bukan dimaksudkan sebagai hukuman maupun diskriminasi.
"Jadi bukan dihukum. Saya dengan spontan, tolong cari yang kuat. Tapi terserah laki atau perempuan. Jadi tidak ada masalah di situ. Membuktikan bahwa saya tidak ada diskriminasi, kami mau dia di sini berkantor," tegasnya.
Mentan Amran juga menegaskan Kementan menerapkan prinsip meritokrasi. Menurutnya, penilaian dan kesempatan kerja diberikan berdasarkan kemampuan dan kinerja, bukan berdasarkan jenis kelamin, suku, agama maupun asal daerah.