Polisi Tak Tahan Sekda Papua, Alasannya karena Kooperatif

Irfan Ma'ruf ยท Selasa, 19 Februari 2019 - 10:10 WIB
Polisi Tak Tahan Sekda Papua, Alasannya karena Kooperatif

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Hery Dosinaen diperiksa hampir 11 jam di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/2/2019) malam. (Foto: iNews.id/ Irfan Maruf).

JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya telah menetapkan Sekretatis Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, Hery Dosinaen sebagai tersangka kasus penganiayaan dua pegawai KPK. Meski menjadi tersangka, politik tidak melakukan penahanan terhadap Hery.

"Iya betul. Saudara HD diputuskan untuk tidak ditahan," kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian saat dikonfirmasi, Selasa (19/2/2019).

BACA JUGA:

Usai Diperiksa Hampir 11 Jam, Hery Minta Maaf Aniaya Pegawai KPK

Sekda Pemprov Papua Tersangka, KPK Ucapkan Terima Kasih kepada Polisi

Sekda Papua Hery Dosinaen Tersangka Penganiayaan 2 Pegawai KPK

Dia mengaku, tidak ditahannya Hery sesuai pertimbangan penyidik. Apalagi, selama pemeriksaan, Hery dinilai kooperatif dengan penyidik.

"Tidak ditahan karena yang bersangkutan sangat kooperatif dan statusnya sudah jelas," ujar Jerry.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menetapkan Sekda Papua Hery Dosinaen sebagai tersangka kasus penganiayaan pegawai KPK. Hery disangkakan pasal 351 KUP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun.

"Untuk status Sekda Papua itu atas nama Pak Hery Dosinaen, status dari saksi sudah kita naikkan sebagai tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Jakarta, Senin (18/2/2019).

Sementara KPK mengucapkan terima kasih kepada polisi telah menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Hery Dosinaen sebagai tersangka. Hery ditetapkan tersangka terkait kasus penganiayaan pegawai KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menilai polisi bekerja cepat dan baik dalam menangani kasus tersebut. Dia berharap kasus yang ditangani polisi bisa menimbulkan efek jera sehingga peristiwa penganiayaan terhadap pegawai KPK tidak terulang.

"Tentu saja KPK berterima kasih dan apresiasi yang sudah dikerjakan tersebut karena sejak koordinasi awal dilakukan oleh KPK ada banyak hal yang sudah dilakukan oleh tim Polda (Metro Jaya)," ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Senin (18/2/2019).


Editor : Djibril Muhammad