Hari Pers Nasional 2019

Polri: Pers Harus Ciptakan Pemilu 2019 Aman dan Damai

Irfan Ma'ruf ยท Minggu, 10 Februari 2019 - 15:23 WIB
Polri: Pers Harus Ciptakan Pemilu 2019 Aman dan Damai

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal. (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)

JAKARTA, iNews.id - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal berharap pers bisa menjadi wadah untuk ikut menciptakan situasi Pemilu 2019 yang aman dan damai. Hal tersebut, disampaikan berkaitan dengan perayaan Hari Pers Nasional (HPN).

"Di momen pesta demokrasi ini, saya berharap pers dapat berpartisipasi dalam rangka cooling system, tetap independen dan berkarya untuk membawa kebaikan di tengah masyarakat," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (10/2/2019).

Menurut Iqbal, peran dan fungsi pers sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Terkait hal itu, dia meminta, seluruh pelaku media dapat profesional dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

"Sebagai pilar keempat demokrasi, pers memiliki fungsi kontrol sosial, menjadi mata, telinga, penyambung lidah antara rakyat dengan pemerintah. Di Hari Pers Nasional, saya berharap semua insan pers, tanpa terkecuali, dapat berkarya sesuai dari marwah profesi seorang pers," ujarnya.

"Selamat Hari Pers Nasional teman-teman wartawan dan wartawati. Pers adalah pekerjaan yang mulia menurut saya," katanya lagi.

Dalam pekerjaaannya sehati-hari, Iqbal mengaku merasa beruntung dapat mengenal banyak insan pers. Dia menyatakan, pekerjaan wartawan adalah orang-orang yang bekerja tak kenal lelah.

"Beruntung, saya berteman dengan banyak sekali insan pers dan memahami pekerjaan seorang wartawan yang seperti tak kenal lelah, mencari berita, meliput, menginformasikan kepada masyarakat," ujarnya.

Iqbal meyakini, wartawan di Indonesia mampu menghasilkan karya-karya jurnalistik yang positif dengan mengedepankan kedamaian dan kemajuan Indonesia.

"Karya-karya yang tentunya bersifat memberi pencerahan, kedamaian dan kemajuan bagi masyarakat. Sehingga apa yang ditulis atau diliput insan pers berpengaruh positif di masyarakat," kata Iqbal.


Editor : Djibril Muhammad