Polusi Udara di Jakarta, Komisi X DPR Sebut Hujan Buatan Kurang Sukses cuma Rintik-Rintik
JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi X DPR Putra Nababan menyoroti kualitas udara buruk di DKI Jakarta. Penyebabnya musim kemarau yang berkepanjangan, asap kendaraan bermotor hingga pelaku industri nakal yang menjadi penyumbang polusi.
"Pemerintah perlu memberikan sosialisasi dan edukasi yang ketat kepada pelaku industri untuk mendorong mereka memanfaatkan sumber energi bersih seperti energi matahari atau angin dan untuk keperluan industri rumah tangga juga demikian, karena banyak industri yang tidak terdaftar ini perlu diedukasi," kata Putra dalam acara 'Ngobrolin DPR', Rabu (20/9/2023).
Putra juga menyinggung mengenai Pemprov DKI Jakarta yang kini tengah berupaya menciptakan hujan buatan guna mengurai polusi di udara. Hanya saja, ia menganggap upaya pembuatan hujan buatan tersebut belum begitu berhasil.
"Kemarau yang berkepanjangan yang tidak kunjung hujan juga turut berdampak pada kualitas udara di Jakarta. Makanya pemerintah membuat hujan buatan meskipun kurang sukses, cuma rintik-rintik," tuturnya.
Walau belum ada kemajuan signifikan dari upaya rekayasa cuaca, Putra memastikan DPR mendukung berbagai langkah pemerintah dalam mengatasi permasalahan polusi udara. Seperti meningkatkan sarana transportasi publik guna mengurangi jumlah kendaraan bermotor yang menjadi salah satu penyumbang polisi di udara.