Prabowo di KTT BRICS: RI Bertahun-tahun jadi Pengimpor, Kini Negara Pengekspor
Dia menilai transformasi sektor pangan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan peran dalam rantai nilai global.
“Ini dapat menjadikan sektor pangan dan perdagangan komoditas biji-bijian sebagai sebuah peluang, sekaligus memperkuat posisi kita dalam rantai nilai global,” kata Prabowo.
Di hadapan para pemimpin negara BRICS, Prabowo juga menekankan pentingnya membangun konektivitas rantai pasok di antara negara-negara anggota.
Menurut dia, BRICS telah memiliki kekuatan rantai pasok yang besar. Tantangannya adalah menghubungkan dan mengoptimalkan kekuatan tersebut agar mampu menciptakan nilai tambah lebih besar bagi seluruh negara anggota.
“Tugas kita adalah menghubungkan dan mengoptimalkannya, sehingga kekuatan yang sudah kita miliki ini dapat menghasilkan nilai yang lebih besar bagi kita semua,” ujarnya.
Prabowo kemudian menawarkan langkah konkret berupa penguatan industrialisasi bersama antarnegara BRICS. Dia mendorong negara-negara anggota untuk mengoptimalkan sumber daya dan kapasitas yang dimiliki secara bersama.
“Karena itu, izinkan saya menawarkan sesuatu yang konkret. Mari kita melakukan industrialisasi bersama. Mari kita mengoptimalkan sumber daya dan kapasitas yang kita miliki bersama,” kata Prabowo.
Editor: Puti Aini Yasmin