Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 200 Personel Brimob NTB Dikerahkan Tangani Karhutla di 5 Wilayah Kalimantan
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Minta Penanganan Karhutla secara Masif, Minta TNI Kerahkan Pesawat Hercules

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:05:00 WIB
Prabowo Minta Penanganan Karhutla secara Masif, Minta TNI Kerahkan Pesawat Hercules
Menko Polkam, Dudung Abdurachman di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2026). (Foto: Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan secara masif. Kepala Negara juga mengingatkan agar penanganan karhutla tidak menunggu turun hujan.

“Bapak Presiden menyampaikan bahwa untuk penanganan karhutla ini harus betul-betul masif, ya, penanganannya,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/10/2026).

Dudung menambahkan, Prabowo juga memerintahkan pengerahan pesawat untuk mendukung operasi udara dalam penanganan karhutla. Salah satunya melalui penyemaian dry ice atau es kering yang sebelumnya dilakukan menggunakan pesawat Cassa dan kini diperintahkan untuk menggunakan pesawat Hercules.

“Sehingga tadi dikerahkan juga, diperintahkan kepada Panglima TNI, dry ice yang sekarang sudah dilakukan menggunakan pesawat Cassa, ini sudah diperintahkan menggunakan Hercules. Artinya ini sudah melakukan operasi udara untuk penanganan karhutla,” tuturnya.

Selain operasi udara, kata Dudung, Prabowo meminta pengerahan personel diperkuat dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Dinas Kehutanan hingga masyarakat. 

Dia menegaskan, seluruh upaya penanganan tersebut harus dilakukan secara masif, terukur, dan segera mengingat karhutla sudah sangat mengganggu.

"Kemudian, saya sampaikan juga bahwa perintah Presiden agar lebih masif kembali tentang pengerahan pasukan, petugas, baik TNI, Polri, maupun Dinas Kehutanan, termasuk masyarakat yang dilibatkan,” ucapnya.

“Nah, ini betul-betul harus secara masif terukur dan dilaksanakan dengan segera. Karena memang ini sudah sangat mengganggu,” kata Dudung.

Di sisi lain, Dudung mengungkapkan sejumlah korporasi telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus karhutla dan saat ini masih dalam proses penyidikan. Dia menyebut Kapolri akan menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut secara langsung.

“Saya selaku Menkopolhukam tentunya menghimbau kepada masyarakat, kami sudah berupaya semaksimal mungkin, ya. Tidak mudah penanganan situasi terutama masalah karhutla, karena terutama lahan gambut yang tidak semudah itu kita lakukan. Dan, ini kita percayakan kepada kita semua,” tuturnya.

Dia pun menepis anggapan bahwa pemerintah tidak melakukan upaya maksimal dalam menangani karhutla. Dudung meminta dukungan masyarakat agar operasi yang melibatkan personel TNI, Polri, dan unsur lainnya dapat segera menuntaskan kebakaran.

“Ya, jangan kemudian termakan dengan isu-isu yang seakan-akan kami tidak berbuat. Kami sudah semaksimal mungkin, prajurit-prajurit TNI, Polri dan sebagainya yang terlibat ini secara masif, dan mohon doanya semoga ini tuntas,” ujar Dudung.

“Jadi Bapak Presiden juga menyampaikan jangan menunggu turun hujan, tapi segera perbuat. Beliau keras sekali tadi menyampaikan pada kami untuk penanganan ini betul-betul dilaksanakan dengan kerja keras,” katanya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut