Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Ungkap Strategi Transformasi Bangsa Berbasis Ketahanan Pangan dan Energi
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Ungkap Bahaya Negara Ketergantungan Impor di Tengah Konflik Global

Selasa, 06 Januari 2026 - 19:04:00 WIB
Prabowo Ungkap Bahaya Negara Ketergantungan Impor di Tengah Konflik Global
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam taklimat bersama menteri dan wakil menteri di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

Kondisi tersebut membuat banyak negara, termasuk Indonesia, kesulitan mengimpor pangan meski memiliki kemampuan finansial.

Karena itu, Prabowo menegaskan bahwa target swasembada pangan yang dijalankan pemerintah saat ini sudah sangat tepat dan relevan untuk mengantisipasi ketidakpastian global. Ia menyebut, swasembada pangan merupakan bagian dari Strategi Transformasi Nasional yang disusun secara tertulis, terukur, dan berbasis kajian jangka panjang guna memperkuat kemandirian bangsa.

“Bangsa indonesia harus mandiri. Bangsa Indonesia harus berdikari, dan di situ elemen utamanya adalah swasembada pangan. Tidak ada bangsa yang merdeka bilamana bangsa itu tidak bisa menjamin makan untuk rakyat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut bahwa Indonesia telah mampu menghindari risiko tersebut setelah berhasil mencapai swasembada pangan pada tahun lalu. Hal itu, kata Prabowo, dibuktikan dengan jumlah cadangan beras pemerintah di kisaran 3 juta ton per 31 Desember 2025.

“Dan saya juga cukup merasa besar hati, bangga, bahwa hari ini cadangan beras di gudang-gudang pemerintah Indonesia adalah yang tertinggi selama sejarah berdirinya Indonesia,” katanya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut