Prabowo Ungkap Pilihan Politik Ani Yudhoyono, BPN: SBY yang Memberitahu

Ilma De Sabrini ยท Minggu, 09 Juni 2019 - 12:05 WIB
Prabowo Ungkap Pilihan Politik Ani Yudhoyono, BPN: SBY yang Memberitahu

Capres Prabowo Subianto menyampaikan dukacita atas meninggalnya Ani Yudhoyono di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/6/2019). (Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya).

JAKARTA, iNews.id, - Pernyataan capres Prabowo Subianto tentang pilihan politik mendiang Ani Yudhoyono berbuntut panjang. Ucapan itu tidak hanya disesalkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), namun juga menuai hujatan  publik.

Merespons kontroversi itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyebut ucapan Prabowo tidak datang tiba-tiba. Prabowo diminta SBY untuk membuat testimoni mengenai Ani Yudhoyono.

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan, SBY merupakan orang yang memberi tahu pilihan politik mendiang istrinya ke Prabowo.

"Ya, itu Pak SBY meminta Pak Prabowo menyampaikan kebaikan Bu Ani. Tapi sebelum testimoni, Pak Prabowo diberitahu oleh Pak SBY bahwa Bu Ani itu milih Pak Prabowo (saat pilpres)," kata Andre kepada iNews.id, Minggu (9/6/2019).

Andre menegaskan, ketika SBY menceritakan hal tersebut dan di saat bersamaan meminta Prabowo memberikan testimoni tentang mendiang Ani Yudhoyono, wajar bila Prabowo mengungkapkan apa yang diberitahukan kepadanya.

"Tentu kalau Pak SBY cerita seperti itu ke Pak Prabowo, tentu Pak Prabowo menganggap ini menjadi salah satu testimoni yang akan disampaikan. Karena, Pak Prabowo itu kan apa adanya,"

Andre menepis, apa yang dilakukan Prabowo merupakan politisasi suasana duka. Prabowo telah menyampaikan kenangan yang baik tentang Ani. Sejak awal pun Prabowo menegaskan bahwa kedatangannya sebagai bentuk penghormatan kepada senior dan mendiang Bu Ani yang telah dikenalnya sejak lama.

Untuk diketahui, Prabowo menyebut Ani Yudhoyono memilih dirinya saat Pilpres 2014 dan 2019. Ucapan ini dilontarkan usai mantan Danjen Kopassus ini menyampaikan belasungkawa ke SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/6/2019).

Begitu Prabowo meninggalkan Puri Cikeas, SBY menyampaikan penuturan Ketua Umum Partai Demokrat itu tidak tepat.

"Statement yang Pak Prabowo itu Ibu Ani pilih apa pilih apa, tidak tepat, tidak elok untuk disampaikan," ujar SBY. Dia pun berharap semua pihak bisa mengerti perasaan keluarga yang ditinggalkan almarhumah. SBY beserta keluarga saat ini tidak menginginkan almarhumah dikaitkan dengan politik apa pun.

Andre dalam akun Twitter miliknya bahkan menyebut ucapan Prabowo merupakan perintah SBY.

"Pak @prabowo dibully tentang pilihan Bu Ani di Pilpres 2014 dan 2019, padahal info ini didapatkan langsung oleh pak @prabowo langsung dari pak @SBYudhoyono . Dan Pak @SBYudhoyono sendiri yang minta agar Pak @prabowo testimoni tentang kebaikan Bu Ani di depan wartawan waktu mau pulang," ungkap Andre.

Sejumlah elite Partai Demokrat belum memberikan komentar terkait pernyataan ini. Sekjen Partai Demokrat Hinca IP Panjaitan yang dihubungi belum membalas. Begitu pula Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Ferdinand Hutahaean tak merespons.


Editor : Zen Teguh