Prada Indra Tewas di Tangan Senior, TNI AU: Motifnya Pembinaan

riana rizkia ยท Jumat, 25 November 2022 - 09:48:00 WIB
Prada Indra Tewas di Tangan Senior, TNI AU: Motifnya Pembinaan
Almarhum Prada Muhammad Indra Wijaya, anggota TNI AU di Biak, Papua yang meninggal diduga menjadi korban penganiayaan. (Foto : Twitter)

JAKARTA, iNews.id - TNI AU kembali memberi penjelasan soal penganiayaan Prada Muhammad Indra Wijaya hingga tewas. Empat prajurit TNI AU yang merupakan senior Prada Indra sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengungkapkan penganiayaan tersebut awalnya dilakukan dengan dalih pembinaan. Nahas, hal tersebut malah berujung maut. 

"Para seniornya bermaksud melakukan pembinaan kepada juniornya. Ini motifnya," kata Indan, Jumat (25/11/2022).

Indan menegaskan pihaknya masih melakukan penyidikan atas kasus tersebut. 

Untuk diketahui, saat ini keempat pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan. Mereka yaitu Prada SL, Prada MS, Pratu DD, dan Pratu BG. 

"Prada SL, Prada MS, Pratu DD, dan Pratu BG sudah status tersangka. Sudah masuk dalam penahanan sementara tingkat pertama selama 20 hari untuk penyidikan," kata Indan.

Indan mengatakan keempat tersangka terancam sanksi administratif yakni pemecatan. Mereka juga dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, lalu juncto Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, dan pasal 131 Ayat (1) juncto Ayat (3) KUHPM dengan ancaman hukuman sembilan tahun. 

"Untuk sanksi administrasi, dapat dipecat. Mereka melanggar Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 351 KUHP ayat 3 tentang penganiayaan menyebabkan meninggal, dan Pasal 131 KUHPM ayat 3 tentang pemukulan atasan kepada bawahan dalam dinas, menyebabkan kematian," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda