Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Gugur Diserang OTK di Yahukimo Papua, Satgas Damai Cartenz Kejar Pelaku 
Advertisement . Scroll to see content

Prajurit TNI Gugur kena Peluru Rekoset saat Tangkap Pengedar Narkoba di Bireuen

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:58:00 WIB
Prajurit TNI Gugur kena Peluru Rekoset saat Tangkap Pengedar Narkoba di Bireuen
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto saat konferensi pers terkait prajurit TNI gugur terkena peluru rekoset saat membantu polisi menangkap pengedar narkoba. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BIREUEN, iNews.id – Aksi pengejaran pengedar narkoba di Kabupagten Bireuen, Aceh, berujung duka. Pratu Galuh Nugraha, prajurit TNI gugur setelah terkena peluru rekoset (ricochet) saat mencoba membantu polisi menghentikan mobil pelaku.

Peristwa tragis itu terjadi di depan SPBU Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Sabtu (25/7/2026) sore. Korban yang merupakan anggota Polisi Militer Kodam (Pomdam) Iskandar Muda sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto mengungkapkan, kejadian berawal saat tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh menerima informasi masyarakat mengenai aktivitas pengangkutan narkotika. 

Sekitar pukul 18.10 WIB, petugas mendapati satu unit mobil Mitsubishi Triton Double Cabin warna hitam berisi empat pria mencurigakan. 

Saat hendak dihentikan, pengemudi mobil tersebut justru tancap gas dan melarikan diri secara ugal-ugalan hingga sempat menabrak sepeda motor warga. Personel Ditresnarkoba Polda Aceh berinisial Bripka R kemudian melakukan pengejaran dan memberikan tiga kali tembakan peringatan ke udara. 

Di saat yang sama, Pratu Galuh Nugraha yang berada di sekitar lokasi secara spontan menunjukkan jiwa ksatria dan naluri prajuritnya. Ia bergegas ke badan jalan memindahkan palang besi dari area SPBU untuk menghadang laju kendaraan pelaku.

Nahas, dalam situasi yang berlangsung sangat cepat dan diiringi tindakan tegas polisi melepas tembakan ke arah kendaraan, Pratu Galuh justru terkena pantulan peluru (rekoset) dan langsung terkapar di jalan. 

"Melihat adanya warga yang tertembak, personel langsung membatalkan pengejaran dan mendahulukan pertolongan medis kepada korban ke RS BMC Bireuen," ujar Kombes Pol Joko Krisdiyanto.

Bripka R Diperiksa Propam

Pratu Galuh sempat dirujuk ke RSUD dr Fauziah Bireuen untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Namun, takdir berkata lain, nyawa prajurit Pomdam IM tersebut tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut