Presiden Jokowi Santap Malam dengan PM Australia Scott Morrison

Antara ยท Minggu, 09 Februari 2020 - 20:04 WIB
Presiden Jokowi Santap Malam dengan PM Australia Scott Morrison

Presiden Jokowi bersama PM Scott Morrison santap malam di The Lodge, Canberra, Australia, Minggu (9/2/2020). (Foto: Antara/Biro Setpres).

CANBERRA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri undangan santap malam dari Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison di The Lodge, Canberra, Australia, pada Minggu (9/2/2020). Presiden tiba pukul 18.55 waktu setempat dan langsung disambut hangat Morrison.

Keduanya sempat berbincang sejenak dengan ditemani oleh Menteri Luar Negeri masing-masing negara yaitu Retno Marsudi dan Marise Payne. Jamuan santap malam dimulai tepat pukul 19.00.

Dalam buku tamu, Presiden Jokowi menulis, "Persahabatan dekat kita mencerminkan kemitraan jangka panjang antara Indonesia dan Australia. Terima kasih banyak atas keramahan dan sambutan hangatnya."

Siang sebelumnya, Presiden Jokowi dijamu santap siang oleh Gubernur Jenderal Australia David Hurley dan istri, Linda Hurley di Government House, Canberra.

Dalam santap siang tersebut David Hurley menyampaikan apresiasi atas kontribusi Indonesia dalam penanganan kebakaran hutan yang melanda Australia.

Kunjungan Presiden Jokowi ke Australia kali ini menandai hubungan diplomatik ke-70 tahun Indonesia dan Australia.

Presiden Jokowi pun menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangganya, termasuk Australia. Presiden berharap kedua negara dapat terus bekerja sama dengan saling menguntungkan di berbagai bidang.

"Hubungan ekonomi akan terus kita perkuat melalui implementasi IA-CEPA. Hubungan antarmasyarakat akan terus kita perkuat melalui kerjasama pendidikan," kata Kepala Negara.

Dalam kunjungannya itu, Jokowi juga mengunjungi Mount Ainslie, bukit berketinggian 843 meter di Canberra dan merupakan bagian dari "Canberra Nature Park". Dari lokasi tersebut pengunjung dapat melihat pemandangan ke pusat kota Canberra.

Di salah satu sudut bukit, tersedia tempat untuk memandang kota Canberra khususnya gedung parlemen yang memang berada di jantung kota Canberra. Jokowi ingin mempelajari untuk membangun Ibu Kota Negara dari kunjugan ini.

"Bagaimana (kota Canberra) dikelola, kemudian dimulainya seperti apa. Jadi (kota) ini dibangun di tahun 1913 sampai sekarang penduduk 400.000, saya kira kalau kita lihat tadi tata kotanya sangat bagus," ucapnya.


Editor : Zen Teguh