Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Tegaskan Operasi Modifikasi Cuaca Upaya Mitigasi Bencana Berbasis Sains
Advertisement . Scroll to see content

Proses Gerhana Bulan Total Secara Lengkap dan Ciri-cirinya

Senin, 04 April 2022 - 15:48:00 WIB
Proses Gerhana Bulan Total Secara Lengkap dan Ciri-cirinya
Ilustrasi gerhana bulan total
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gerhana bulan total dipelajari dalam materi IPA di sekolah. Agar tidak bingung dengan gerhana lainnya, kamu dapat membacanya dalam artikel ini. 

Apakah Itu Gerhana Bulan Total?

Melansir buku ‘IPA Kelas 6 SD’ karya Dwi Suhartanti, dkk,  gerhana bulan total terjadi jika seluruh bagian bulan berada dalam umbra bumi. Warna bulan menjadi kemerahan. Gerhana bulan terjadi pada malam hari dan saat bulan purnama.

Namun tidak setiap bulan purnama selalu terjadi gerhana bulan. Gerhana bulan dapat terjadi sekali atau maksimal tujuh kali dalam setahun. Kita dapat melihat gerhana bulan secara langsung. 

Jelaskan Proses Terjadinya Gerhana Bulan Total 

Gerhana bulan total terjadi apabila lintasan peredaran bulan dan ekliptika berimpitan, pada saat bulan dan matahari itu beroperasi (bertentangan). Hal itu terjadi karena bayangan seluruhnya masuk ke dalam umbra (kerucut bayangan inti bumi). 

Melansir laman resmi Direktorat Sekolah Dasar, singkatnya gerhana bulan total terjadi ketika seluruh bayangan umbra bumi jatuh menutupi bulan berada tepat di satu garis yang sama. 

Macam-Macam Gerhana Bulan

Selain gerhana bulan total, terdapat juga macam-macam gerhana bulan lainnya, yaitu:

  • Gerhana bulan sebagian/parsial

Terjadi ketika bumi tidak seluruhnya menghalangi bulan dari sinar matahari. Sebagian permukaan bulan berada di daerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar matahari yang sampai ke permukaan bulan. 

  • Gerhana bulan penumbra

Terjadi ketika seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram. 

Apa Ciri-Ciri Gerhana Bulan Total Itu?

  1. Terjadinya gerhana bulan total memiliki ciri-ciri khusus, yaitu
  2. Terjadi apabila posisi bumi berada di antara bulan dan matahari.
  3. Terjadi pada malam hari.
  4. Terjadi apabila bulan masuk ke dalam bayangan bumi inti (umbra) sehingga bulan tidak menerima cahaya matahari.
  5. Gerhana bulan seringkali dapat terlihat. Dikarenakan masih adanya sinar matahari yang dibelokkan memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan terjadi, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat. 

Gerhana bulan tidak berbahaya, bahkan dapat dilihat menggunakan mata langsung tanpa memerlukan alat tambahan. Nah jadi bagaimana pemahamanmu mengenai gerhana bulan total? Semoga mudah memahaminya ya

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut