Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahlil Endus Perusahaan Asing Menambang di Kebun Sawit, ESDM Siapkan Pemeriksaan
Advertisement . Scroll to see content

Proyek Gas Abadi Masela Ditargetkan Berproduksi 2029, Hasilkan 9,5 Juta Ton LNG per Tahun

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:30:00 WIB
Proyek Gas Abadi Masela Ditargetkan Berproduksi 2029, Hasilkan 9,5 Juta Ton LNG per Tahun
Ilustrasi proyek gas di tengah laut (Dok. Kementerian ESDM)
Advertisement . Scroll to see content

Selain LNG, proyek tersebut juga ditargetkan menghasilkan gas pipa untuk kebutuhan domestik sebesar 100 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), serta kondensat sebanyak 35.000 barel per hari. Djoko menilai, pengembangan proyek Masela memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional, terutama melalui peningkatan pasokan gas untuk kebutuhan industri dan pembangkit listrik.

Dia mengungkapkan, pemerintah telah menyetujui alokasi gas domestik dari proyek tersebut, termasuk pasokan gas pipa untuk PT Pupuk Indonesia (Persero) serta LNG untuk PT PLN (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, pemerintah juga menyiapkan alokasi ekspor LNG dari proyek Masela. Dengan demikian, proyek tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi melalui pemenuhan kebutuhan energi nasional sekaligus penjualan gas ke pasar internasional.

"Proyek Abadi ini merupakan proyek yang sangat ditunggu oleh semua pihak, baik negara, bangsa, masyarakat, terutama masyarakat Maluku dan masyarakat Indonesia pada umumnya," katanya.

Djoko menyampaikan, rampungnya FEED menjadi fondasi untuk mempercepat tahapan pengembangan berikutnya, termasuk menuju keputusan investasi final atau Final Investment Decision (FID). Proses tersebut masih memerlukan penyelesaian sejumlah aspek penting, antara lain persyaratan komersial melalui Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) serta persiapan pengadaan barang dan jasa untuk mendukung pembangunan fasilitas proyek.

Sebelumnya, proyek Abadi Masela telah menjalani peletakan batu pertama atau groundbreaking oleh Presiden Prabowo Subianto pada Juli 2026.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut