Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Buka-bukaan soal Dana Kopdes Merah Putih: Uangnya Ada
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya Dorong LPEI Turunkan Bunga Pembiayaan untuk Industri Padat Karya

Minggu, 13 September 2026 - 20:03:00 WIB
Purbaya Dorong LPEI Turunkan Bunga Pembiayaan untuk Industri Padat Karya
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa meminta LPEI menawarkan bunga pembiayaan murah bagi industri tekstil, sepatu, baja hingga furnitur yang tertekan persaingan global. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta Lembaga PembiayaanEkspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memberikan pembiayaan dengan bunga murah kepada industri padat karya yang tengah menghadapi tekanan persaingan global.

Sektor yang menjadi perhatian Purbaya antara lain industri tekstil, alas kaki atau sepatu, baja, hingga furnitur. Menurutnya, LPEI perlu lebih aktif menjalankan perannya sebagai policy bank pemerintah untuk membantu pelaku usaha yang kesulitan memperoleh pembiayaan dari perbankan komersial.

"Kita lihat lagi sektor-sektor kita yang terdesak oleh globalisasi yang dahulu unggul, seperti tekstil, sepatu, dan baja, apakah bisa kita bantu, karena mereka menyatakan saat ini sulit mendapatkan pinjaman. Sebagai lembaga pembiayaan ekspor, coba bicara dengan industri, tekstil, furniture dan lain lain, dan coba tawarkan bunga pembiayaan yang murah," ujar Purbaya dalam keterangan resmi LPEI pada Indonesia Eximbank Connect, Minggu (13/9/2026).

Purbaya turut membuka opsi untuk menyesuaikan indikator kinerja utama (Key Performance Indicator/KPI) LPEI, khususnya terkait pendapatan bunga. Langkah ini dinilai perlu jika tingkat bunga pembiayaan yang diberikan masih terlalu tinggi bagi pelaku usaha.

"Bila masih ketinggian juga, nanti saya lihat, apakah KPI pendapatan bunga LPEI perlu diturunkan, tidak perlu tinggi tapi efektif menjawab harapan pelaku usaha. Kan saya yang menentukan parameter kinerjanya," kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut