Dongkrak PDB Rp33 Triliun, Kredivo Buktikan Peran Pembiayaan Gerakkan Ekonomi
JAKARTA, iNews.id - Penyaluran pembiayaan berbasis teknologi oleh PT Kredivo Finance Indonesia (Kredivo) diproyeksikan memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional hingga mencapai Rp33 triliun.
Berdasarkan hasil kajian Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Infonesia (LD FEB UI), ekspansi pembiayaan digital ini mampu menggerakkan roda perekonomian hingga 10 kali lipat sejak 2019, terutama melalui penguatan sektor perdagangan ritel serta pemberdayaan usaha mikro di berbagai daerah.
Kajian komprehensif LD FEB UI menunjukkan bahwa perputaran kredit digital tidak hanya menopang daya beli konsumsi masyarakat, melainkan juga menciptakan efek pengganda atau multiplier effect yang luas bagi perekonomian nasional.
Sektor perdagangan ritel, otomotif, jasa real estat, hingga industri peralatan elektronik dan telekomunikasi tercatat menjadi lini usaha yang menerima dampak perputaran transaksi terbesar.
"Berdasarkan model perekonomian Input-Output, kontribusi penyaluran kredit Kredivo terhadap PDB diproyeksikan mencapai Rp33 triliun atau naik 10 kali lipat sejak 2019. Sektor yang paling banyak terdorong adalah perdagangan ritel, disusul otomotif, jasa real estat, serta barang elektronik dan telekomunikasi," ujar Wakil Kepala Bidang Penelitian dan Pelatihan LD FEB UI Paksi Walandouw dalam peluncuran hasil laporan kajian tersebut di Menara Astra, Jakarta, Kamis (10/9/2026).