Purbaya Ungkap Importir Balpres Tak Bayar Pajak: SPT-nya Nol, Nol, Nol, Nol!
JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan temuan mengejutkan mengenai sejumlah pelaku importir pakaian bekas atau balpres ilegal. Temuan ini diperoleh dari hasil penelusuran setelah para pelaku tersebut sering menyuarakan penolakan lewat media sosial terhadap upaya pemerintah membasmi aktivitas perdagangan thrifting.
Purbaya mengatakan, setelah menginvestigasi para pengimpor balpres yang vokal di media sosial, pihaknya menemukan banyak dari mereka tidak menunaikan kewajiban pajak kepada negara.
"Yang ribut-ribut di medsos tentang balpres, kami dapat namanya, kami investigasi, pajaknya seperti apa, ternyata banyak dari mereka enggak bayar pajak. Saya datangi orangnya ke sana untuk suruh bayar pajak," kata Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, dikutip Selasa (9/12/2025).
Dia menjelaskan setoran pajak dari para pelaku importir balpres selama lima tahun terakhir bahkan selalu nol rupiah dengan status nihil dalam Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan, padahal yang bersangkutan memiliki gudang besar.
UMKM Lokal Apresiasi Menkeu Purbaya Berantas Pakaian Bekas Impor Ilegal
"SPT-nya nol, nol, nol, nol selama lima tahun berturut-turut, berarti enggak bayar pajak. Ada yang selalu nihil padahal punya gudang banyak sekali," ungkap Purbaya.
Atas temuan itu, Purbaya memberikan peringatan keras kepada para pelaku. Dia meminta para importir balpres tidak main-main dengan pemerintah.
Penampakan Pakaian Bekas Impor Ilegal Senilai Rp4 Miliar
Polda Metro Gagalkan Perdagangan Pakaian Bekas Impor asal Korsel hingga China
"Jadi jangan main-main lagi dengan pemerintah, kita serius," kata dia.
Sebelumnya, polemik mengenai larangan impor pakaian bekas sempat memanas. Ketua Aliansi Pedagang Pakaian Bekas Indonesia, WR Rahasdikin menyatakan kesiapan pihaknya untuk membayar pajak jika pemerintah memperbolehkan impor pakaian bekas.
Pemerintah Akan Blacklist Importir Balpres, Purbaya: Kita Ingin Hidupkan Produsen Tekstil Lokal
Editor: Rizky Agustian