Quick Count LSI Denny JA 100%: Paslon 01 Menang, Unggul di 21 Provinsi

Antara ยท Kamis, 02 Mei 2019 - 14:41 WIB
Quick Count LSI Denny JA 100%: Paslon 01 Menang, Unggul di 21 Provinsi

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ardian Sopa. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dipastikan memenangi pemilihan presiden (Pilpres) 2019 yang digelar bersamaan dengan pemilihan legislatif (pileg). Jokowi-Ma’ruf unggul jauh dari pesaingnya nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ardian Sopa menjelaskan, faktor utama kemenangan Jokowi-Ma’ruf karena mendulang suara di 21 provinsi. Sementara Prabowo-Sandi hanya mampu unggul di 13 provinsi. Data hitung cepat (quick count) LSI Denny JA sudah mencapai 100 persen.

"Hasil hitung cepat LSI Denny JA menunjukkan bahwa Jokowi-Ma'ruf memperoleh dukungan sebesar 55,71 persen, sementara Prabowo-Sandi memperoleh dukungan sebesar 44,29 persen," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Dia mengungkapkan, daerah-daerah yang menyumbang kemenangan untuk Jokowi-Ma’ruf tersebar dari Pulau Jawa hingga Papua. Seperti, Jokowi-Ma'ruf menang mutlak di Bali (93,85 persen), Jawa Tengah (77,20 persen), Kalimantan Utara (74,45 persen), Papua (89,60 persen), Nusa Tenggara Timur (89,43 persen), dan Papua Barat (78,58 persen).

Sedangkan, daerah yang dimenangkan Prabowo-Sandi meliputi, Aceh (85,28 persen), Riau (65,24 persen), Sumatra Barat (85,10 persen), Nusa Tenggara Barat (64,02 persen), Maluku Utara (59,08 persen), dan Kalimantan Selatan (65,66 persen).

Ardian menjelaskan, apabila pemilih pada Pilpres 2019 tercatat sebesar 192.866.254 pemilih dengan asumsi partisipasi pemilih sebesar 80,76 persen versi hitung cepat, maka estimasi suara sah mencapai 155.758.787 suara.

"Jika Jokowi-Ma'ruf memperoleh suara sebesar 55,71 persen, artinya sama dengan 86.773.220 suara. Dan Prabowo-Sandi memperoleh suara 44,29 persen, artinya setara dengan 68.985.566 suara," ujarnya.

Jika selisih kedua pasangan calon sebesar 11,42 persen, Ardian mengungkapkan, artinya selisih itu setara dengan kurang lebih 17 juta suara selisih antara kedua kandidat.

Editor : Djibril Muhammad