Rampingkan Ribuan Entitas BUMN, Danantara Bidik Laba Bersih Rp360 Triliun
"Kini seluruh perusahaan BUMN berada dalam lintasan kinerja yang sangat positif. Tahun ini, kami menargetkan laba bersih konsolidasi BUMN mencapai Rp360 triliun atau lebih dari 20 miliar dolar AS," tuturnya.
Dony menjelaskan, strategi pertama adalah konsolidasi atau merger terhadap sekitar 200 entitas yang memiliki kesamaan bidang usaha. Langkah ini mencakup penggabungan 23 kawasan industri menjadi satu entitas, lima pengelola aset dan investasi menjadi satu, 60 rumah sakit di bawah satu induk, serta 120 hotel dalam satu payung usaha.
Di sektor jasa keuangan, sebanyak 16 perusahaan asuransi direncanakan disederhanakan menjadi tiga entitas, yakni perusahaan asuransi jiwa, asuransi umum, dan asuransi kredit. Sementara itu, perusahaan sekuritas akan dikonsolidasikan menjadi dua perusahaan. Proses tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Strategi kedua adalah likuidasi atau penutupan perusahaan yang dinilai tidak produktif. Dony menyebut terdapat 213 perusahaan yang akan dibubarkan secara permanen, termasuk 50 anak dan cucu usaha Telkom serta 124 entitas di bawah Pertamina.
Strategi ketiga berupa restrukturisasi finansial terhadap 15 BUMN yang tengah menjalani pemulihan kondisi keuangan. Sejumlah perusahaan yang disebut dalam kelompok ini antara lain Krakatau Steel, Kimia Farma, dan Garuda Indonesia.