Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir
Advertisement . Scroll to see content

Rapid Test Negatif, Jubir Pemerintah: Tak Menjamin Bebas Virus Korona

Sabtu, 21 Maret 2020 - 15:53:00 WIB
Rapid Test Negatif, Jubir Pemerintah: Tak Menjamin Bebas Virus Korona
Achmad Yurianto (Foto: Seskab)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah telah melakukan rapid test untuk mendeteksi penularan virus korona (Covid-19). Pemerintah menegaskan meski hasil rapid test negatif belum tentu seseorang bebas terinfeksi virus.

“Hasil rapid test negatif tidak menjamin hasil negatif,” kata Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan di Gedung BNPB, Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

Yuri mengatakan bisa saja meskipun hasil rapid tes seseorang menunjukkan hasil negatif namun sebenarnya terinfeksi. Sebab respons serologi dan imunologi baru muncul 7 hari kemudian. “Karena itu akan diulang 6-7 hari lagi dengan pemeriksaan yang sama,” ujar Yuri.

Yuri mengatakan, pemerintah menginginkan agar setiap orang yang telah melalui rapid tes dan dinyatakan negatif tidak merasa sehat. Dia meminta agar tetap melakukan pembatasan jarak.

“Agar tetap mengatur pembatasan jarak, pahami bahwa hasil negatif tidak memberi garansi,’ kata Yuri.

Sebelumnya Yuri mengatakan hingga Sabtu (21/3/2020) pukul 12.00 wib  jumlah kasus positif virus korona bertambah 81 kasus sehingga menjadi 450 orang. Jumlah pasien yang meninggal bertambah 6 kasus sehingga total 38 orang. Sedangkan sembuh bertambah 4 kasus sehingga menjadi 20 orang

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut