RDMP Balikpapan Diresmikan Hari Ini, Tekan Ketergantungan Impor BBM
RDMP Balikpapan sendiri merupakan proyek strategis nasional senilai USD 7,4 miliar yang dimulai pada 2019 dan sempat melambat akibat pandemi Covid-19. Meski demikian, proyek tersebut tetap diselesaikan hingga beroperasi penuh.
Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, porsi produk bernilai tinggi meningkat dari 75,3 persen menjadi 91,8 persen, kualitas produk setara standar EURO V, serta kompleksitas kilang naik signifikan. Produksi tambahan BBM dan petrokimia dari kilang ini berpotensi menurunkan impor BBM hingga sekitar Rp68 triliun per tahun.
Laode menambahkan, proyek ini juga berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional melalui penyerapan puluhan ribu tenaga kerja, peningkatan penggunaan produk dalam negeri, serta kontribusi terhadap PDB nasional.
Beroperasinya RDMP Balikpapan sekaligus memperkuat langkah Indonesia menuju swasembada energi, khususnya untuk diesel, serta mendekatkan target swasembada bensin dan avtur.
"Menteri ESDM juga tengah menyiapkan strategi lanjutan untuk mempercepat swasembada bensin dan avtur, sebagai bagian dari agenda besar kedaulatan energi nasional," kata Laode.
Editor: Reza Fajri