Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Sentil Pengamat Tak Suka Pemerintah Berhasil: Kita akan Tertibkan, Saya Punya Data Intelijen
Advertisement . Scroll to see content

Respons Istana soal Isu Keretakan Jokowi dan Prabowo: Upaya Ganggu Agenda Keberlanjutan 

Senin, 26 Agustus 2024 - 11:19:00 WIB
Respons Istana soal Isu Keretakan Jokowi dan Prabowo: Upaya Ganggu Agenda Keberlanjutan 
Presiden Jokowi bertemu Presiden terpilih Prabowo Subianto. (Foto: Sekretariat Presiden)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Staf Khusus Presiden, Juri Ardiantoro mengatakan bahwa isu keretakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto upaya adu domba. Isu tersebut untuk mengganggu keberlanjutan pemerintahan. 

Menurut Juri, politik adu domba seperti itu sudah usang dan tidak disukai oleh masyarakat saat ini.

“Jika ada mengadu domba dengan nyata-nyata mengatakan hubungan Presiden Joko Widodo dan Presiden Terpilih saat ini retak adalah upaya menganggu agenda keberlanjutan pemerintahan,” kata Juri dalam keterangannya, Senin (26/8/2024).

Juri menjelaskan, adu domba tersebut dilakukan dengan merangkai berbagai informasi, peristiwa dan kejadian yang terjadi belakangan ini. Kemudian pihak-pihak tersebut mengotak-gatukan seolah-olah ada kaitannya dan kemudian menyimpulkan dengan nada yakin bahwa telah terjadi keretakan. 

“Dimana letak keretakannya? Itulah yang menjadi menjadi pertanyaan Pak Prabowo. Presiden Terpilih tegas menampik berbagai spekaulasi, rumor bahkan upaya-upaya politik yang bertujuan mengadu domba dengan Presiden Joko Widodo,’ jelasnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut