Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BI Batasi Beli Dolar Maksimal 10.000 Dolar AS per Bulan, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 - 16:28:00 WIB
Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
Nilai tukar rupiah melemah 72 poin atau 0,40 persen ke level Rp17.966 per dolar AS pada perdagangan, Kamis (1/10/2026). (Foto: Ilustrasi/Dok. iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Secara bersamaan, Badan Pusat Statistik melaporkan neraca perdagangan Indonesia mengalami suplus 3,55 miliar dolar AS per Agustus 2026. Surplus ini ditopang oleh kinerja ekspor Indonesia yang mencapai 26,61 miliar dolar AS melampaui nilai impor 23,06 miliar dolar AS per Agustus 2026. Adapun, BPS mencatat nilai ekspor RI mencapai 26,61 miliar dolar AS atau naik 6,72 persen secara tahunan pada Agustus 2026.

Sementara itu, impor Indonesia tercatat sebesar 23,06 miliar dolar AS, naik 19,09 persen dibandingkan Agustus 2025. Demikian pula dengan impor nonmigas naik 17,20 persen menjadi 19,53 miliar dolar AS.

Menurut data BPS, ekspor Indonesia meningkat terutama didorong oleh sejumlah komoditas a.l. nikel yang naik 51,67 persen secara tahunan dan alumunium yang meroket hingga 206,78 persen secara tahunan pada Agustus 2026.

Kemudian, Indeks Harga Konsumen (IHK) kembali meningkat pada September 2026. Kenaikan harga bahan bakar nonsubsidi dan sejumlah bahan pangan menjadi salah satu sumber tekanan terbesar.

IHK tercatat mengalami inflasi sebesar 0,30 persen secara bulanan (mtm) pada September 2026. Adapun, secara year on year, inflasi sebesar 3,28 persen.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.960-Rp18.030 per dolar AS.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut