Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,29 Persen, BPS Sebut Konsumsi dan Investasi Masih Kuat
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.923 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Kamis, 06 Agustus 2026 - 16:04:00 WIB
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.923 per Dolar AS, Ini Pendorongnya
Nilai tukar rupiah ditutup menguat 10 poin atau sekitar 0,06 persen ke level Rp17.923 per dolar AS pada perdagangan, Kamis (6/8/2026). (Foto: Ilustrasi/Dok. IMG)
Advertisement . Scroll to see content

Meski demikian, prospek peningkatan lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz meredakan sebagian kekhawatiran akan gangguan pasokan berkepanjangan yang sempat memicu lonjakan tajam harga minyak dalam beberapa minggu terakhir.

Penurunan harga energi mendorong investor untuk menurunkan ekspektasi mereka terhadap pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh Federal Reserve. Pasar kini memperkirakan adanya peluang sekitar 55 persen untuk kenaikan suku bunga pada bulan September, turun dari angka 67 persen yang tercatat dua hari sebelumnya.

Fokus investor tetap memusatkan perhatian pada data pasar tenaga kerja AS yang akan segera dirilis guna mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan Federal Reserve. 

Laporan ADP National Employment menunjukkan perlambatan perekrutan di sektor swasta pada bulan Juli, sementara perhatian kini beralih ke laporan nonfarm payrolls hari Jumat yang sangat dinanti-nantikan.

Dari sentimen domestik, pertumbuhan PDB tahunan kuartal kedua yang lebih kuat dari perkiraan, di mana ekonomi tumbuh sebesar 5,29 persen secara tahunan (year-on-year), angka ini sedikit lebih lambat dibandingkan pertumbuhan 5,61 persen pada kuartal pertama namun tetap melampaui proyeksi, sehingga menjadikan pertumbuhan semester pertama sebesar 5,45 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut