Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Tepis Isu Thomas Djiwandono Bikin Rupiah Melemah: Harusnya bakal Menguat Terus
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.820 per Dolar AS

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:48:00 WIB
Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.820 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah menguat 76 poin atau 0,45 persen ke level Rp16.820 per dolar AS. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada perdagangan, Jumat (23/1/2026). Rupiah naik 76 poin atau 0,45 persen ke level Rp16.820 per dolar AS.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi menuturkan, penguatan rupiah salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu pasar saat ini menunggu pemilihan Ketua Fed berikutnya oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan menggantikan Jerome Powell.

"Ketua The Fed yang lebih lunak akan meningkatkan spekulasi tentang penurunan suku bunga lebih lanjut tahun ini," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Selain itu, data ekonomi AS terbaru juga menunjukkan bahwa perekonomian berjalan lebih baik dari yang diperkirakan. Produk Domestik Bruto (PDB) untuk kuartal ketiga melebihi perkiraan.

Pada saat yang sama, pasar tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda stabilitas daripada kelemahan, seperti yang ditunjukkan oleh para pejabat Federal Reserve (Fed). Oleh karena itu, ekspektasi penurunan suku bunga pada pertemuan 27-28 Januari kemungkinan sudah tidak berlaku lagi.

Kemudian, Trump melunakkan ancaman terhadap Greenland setelah Trump mengatakan dia telah mengamankan akses total dan permanen AS ke Greenland dalam kesepakatan dengan NATO, yang kepala NATO mengatakan sekutu harus meningkatkan komitmen mereka terhadap keamanan Arktik untuk menangkal ancaman dari Rusia dan China.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut