Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Tepis Isu Thomas Djiwandono Bikin Rupiah Melemah: Harusnya bakal Menguat Terus
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.820 per Dolar AS

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:48:00 WIB
Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Level Rp16.820 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah menguat 76 poin atau 0,45 persen ke level Rp16.820 per dolar AS. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Dari sentimen domestik, Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) meminta Bank Indonesia (BI) untuk berhati-hati dalam melakukan intervensi rupiah di pasar valuta asing, seraya menegaskan nilai tukar rupiah harus tetap berfungsi sebagai peredam guncangan utama di tengah tingginya ketidakpastian global.

IMF menilai pengaturan nilai tukar Indonesia masih mengambang secara de facto. Artinya, secara praktik, rupiah dibiarkan bergerak mengikuti mekanisme pasar, dengan pergerakan rupiah yang signifikan selama episode tekanan eksternal terbaru.

Dalam kondisi tersebut, BI menerapkan intervensi valuta asing (foreign exchange intervention/FXI) untuk mengelola volatilitas nilai tukar. IMF mencatat intervensi dilakukan melalui berbagai instrumen, mulai dari pasar spot valuta asing, domestic non-deliverable forward (DNDF), hingga intervensi non-deliverable forward (NDF) di luar negeri.  Namun demikian, IMF menekankan intervensi harus dilakukan secara bijaksana dan terukur.

Seiring dengan itu, IMF juga menyoroti arah kebijakan moneter BI yang dinilai sudah tepat. BI tercatat telah menurunkan suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin sebanyak enam kali sejak siklus pemangkasan suku bunga bank sentral Amerika Serikat dimulai pada September 2024 hingga September 2025, sehingga suku bunga acuan berada di level 4,75 persen, di tengah pertumbuhan kredit yang masih lemah.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp16.820-Rp16.860 per dolar AS.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut