Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geledah BPN Jatim, KPK Temukan Uang Asing hingga Ratusan Juta Rupiah
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Rentan Melemah terhadap Dolar, Destry Beberkan Biang Keroknya

Selasa, 29 September 2026 - 07:44:00 WIB
Rupiah Rentan Melemah terhadap Dolar, Destry Beberkan Biang Keroknya
Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkap penyebab nilai tukar rupiah kerap rentan melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Salah satu faktor yang disorot adalah struktur Neraca Transaksi Berjalan atau Current Account Deficit (CAD) Indonesia yang cenderung mengalami defisit.

Destry menuturkan, transaksi berjalan Indonesia secara historis lebih sering mencatatkan defisit. Kondisi berbeda terjadi saat pandemi Covid-19 ketika aktivitas ekonomi dan permintaan domestik mengalami penurunan signifikan.

"Indonesia ini negara berkembang, kita selalu menghadapi current account deficit, kecuali pada Covid, di mana pada saat itu economic activity-nya melemah. Negara dengan current account deficit, cenderung currency-nya akan rentan," ucap Destry dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR, Senin (28/9/2026).

Destry menambahkan, kerentanan nilai tukar akibat defisit transaksi berjalan idealnya diimbangi dengan aliran modal masuk yang bersifat jangka panjang dan permanen. Salah satunya melalui investasi langsung atau Foreign Direct Investment (FDI).

Namun, dia mengakui upaya menarik modal jangka panjang tersebut masih menjadi tantangan bagi Indonesia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut