Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji, Gus Fahrur: Masalah Pribadi Beliau, Tak Terkait PBNU
Advertisement . Scroll to see content

Said Aqil: Hari Santri Sangat Mulia karena Sarat Sejarah

Kamis, 22 Oktober 2020 - 17:59:00 WIB
Said Aqil: Hari Santri Sangat Mulia karena Sarat Sejarah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang juga anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Said Aqil Siroj. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Menilik sejarah ke belakang, Said Aqil menyatakan awal mula adanya pesantren di Indonesia dipicu semangat juang beberapa pangeran keraton melawan penjajah. Untuk melawan penjajah, para pengeran tersebut hendak menjadikan pendidikan Islam sebagai pusat pertahanan.

"Para pangeran yang ada di keraton, yang masih memiliki prinsip melawan penjajah lari meninggalkan kerajaan membangun lembaga pendidikan sebagai titik pusat pertahanan. Pertahanan nilai agama islam, baik teologi, akhlak maupun karakteristik serta muamalah dan muasyarah Itu yang nantinya dinamakan pesantren," ucapnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, rata-rata pesantren itu dibangun oleh para keturunan kerajaan, misalnya Pesantren Gedongan di Cirebon dan Pesantren Buntet. Dia mengatakan berdirinya pondok pesantren tersebut berasal dari keturunan Keraton Kesepuhan Cirebon.

"Begitu pula Pangeran Diponegoro, putera Sri Sultan Hamengkubowono II yang keluar dari istana mengadakan perlawanan dan memobilisasi masa melawan Belanda yang itu sangat merepotkan Belanda merupakan santri, murid dari Kiai Hasan Besari Ponorogo," ujarnya.

Tidak hanya itu, kata Said Aqil, Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara merupakan seorang santri. Menurutnya, Ki Hajar adalah murid dari Kiai Syamsudin Klaten.

Sekadar informasi, Hari Santri Nasional diperingati secara rutin setiap tanggal 22 Oktober sejak ditetapkan di tahun 2015. Penetapan itu didasari Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 22 Tahun 2015.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut