“Semuanya kegiatan CIMIC (Civil and Military Coordination) diberikan secara gratis sehingga dalam acara yang dihadiri pejabat Propinsi Tanganyika dan para tokoh agama maupun masyarakat setempat tidak hanya meriah, namun juga terpancar rasa optimistis mereka untuk menyongsong hidup yang lebih baik,” tuturnya.
Pada acara tersebut, sertifikat diserahkan secara simbolis dari Dansatgas kepada salah seorang warga eks combatan dan diikuti pejabat pemerintah lainnya di Desa Mushenge, yang berjarak 30 Km dari Kalemie, Propinsi Tangayika.
Wakil Gubernur Tanganyika Samba Mukoko mengatakan, proses ini yang dilalui para eks combatan juga merupakan bagian dari tanggung jawab mereka dalam menjaga dan memastikan perdamaian.
“Atas nama pemerintah lokal dan Monusco berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam mempromosikan perdamaian dan hidup bersama di daerah Provinsi Tanganyika,” katanya.
Pun demikain salah seorang warga ex-combatan dari Fimbo Na Fimbo yang dipimpin Kolonel Kakozi Mombo Badeux. Selain mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan Satgas Indo RDB Monusco, juga menyatakan dirinya siap dan berkeyakinan dapat memulai hidup baru dan siap bekerja keras memulihkan perdamaian di Provinsi Tanganyika.
Editor: Donald Karouw
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku