Satu Perwira Tinggi Polri Mundur dari Seleksi Capim KPK
JAKARTA, iNews.id - Satu dari sembilan perwira tinggi (pati) Polri mengundurkan diri dari seleksi pencalonan pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sembilan pati tersebut telah lolos seleksi internal Polri dan telah mendapat rekomendasi dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, pengunduran diri salah satu pati tersebut karena syarat administrasi yang tidak terpenuhi.
"Capim KPK, (info) dari SDM saya terima, yang awalnya sembilan jadi delapan, satu orang mundur," katanya di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2019).
Mengenai identitas pati tersebut, Dedi enggan mengungkapkan lebih jauh. "Ini persyaratannya cukup ketat karena nilai integritas adalah nilai yang paling tinggi sebagai calon pimpinan KPK," ujar mantan wakapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini.
Dedi pun mencontohkan salah satu jenis persayaratan administrasi tersebut, yaitu Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang harus diperbaharui. Tujuh dari sembilan Pati itu sudah melaporkan LHKPN, meski laporan pada 2018 belum diperbarui.