Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MNC University Terima Kunjungan Pusat Kajian Pancasila Unindra
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara: Tokoh dan Usulan

Rabu, 21 Desember 2022 - 17:34:00 WIB
Sejarah Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara: Tokoh dan Usulan
Sejarah perumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Pada sidang pertama BPUPKI, terdapat 3 tokoh yakni Moh. Yamin, Soepomo, dan Soekarno yang menyampaikan beberapa usulan mengenai dasar negara Indonesia.

Sejarah perumusan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia

Perumusan dasar negara ini merupakan arahan dari Radjiman Wedyodiningrat selaku ketua BPUPKI.

Usulan Dasar Negara dari Moh. Yamin (29 Mei 1945)

Moh. Yamin memberikan usulan dasar negara secara lisan dan secara tertulis pada ketua sidang.

Usulan secara lisan.

1.Peri Kebangsaan.
2.Peri Kemanusiaan
3.Peri Ketuhanan
4.Peri Kerakyatan, dan
5.Kesejahteraan Rakyat

Usulan secara tertulis:

Ketuhanan Yang Maha Esa
Kebangsaan persatuan Indonesia
Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Usulan Dasar Negara dari Soepomo (31 Mei 1945)

1.Persatuan (Unitarisme)
2.Kekeluargaan
3.Keseimbangan lahir dan batin
4.Musyawarah
5.Keadilan rakyat

Usulan Dasar Negara dari Soekarno (1 Juni 1945)

Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato mengenai dasar negara Indonesia Merdeka. Soekarno menyampaikan usulan dasar negara yang ia namai Panca Dharma. Kemudian usulan Soekarno ini dinamakan Pancasila. 

1.Kebangsaan Indonesia
2.Internasional atau Perikemanusiaan
3.Mufakat atau Demokrasi
4.Kesejahteraan Sosial, dan
5.Ketuhanan Yang Maha Esa

Pancasila sebagai dasar negara baru ditetapkan pada sidang pengesahan UUD 1945 pada 18 Agustus 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut