Sejarah Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara: Tokoh dan Usulan
Pada sidang pertama BPUPKI, terdapat 3 tokoh yakni Moh. Yamin, Soepomo, dan Soekarno yang menyampaikan beberapa usulan mengenai dasar negara Indonesia.
Perumusan dasar negara ini merupakan arahan dari Radjiman Wedyodiningrat selaku ketua BPUPKI.
Moh. Yamin memberikan usulan dasar negara secara lisan dan secara tertulis pada ketua sidang.
Usulan secara lisan.
1.Peri Kebangsaan.
2.Peri Kemanusiaan
3.Peri Ketuhanan
4.Peri Kerakyatan, dan
5.Kesejahteraan Rakyat
Usulan secara tertulis:
Ketuhanan Yang Maha Esa
Kebangsaan persatuan Indonesia
Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
1.Persatuan (Unitarisme)
2.Kekeluargaan
3.Keseimbangan lahir dan batin
4.Musyawarah
5.Keadilan rakyat
Usulan Dasar Negara dari Soekarno (1 Juni 1945)
Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato mengenai dasar negara Indonesia Merdeka. Soekarno menyampaikan usulan dasar negara yang ia namai Panca Dharma. Kemudian usulan Soekarno ini dinamakan Pancasila.
1.Kebangsaan Indonesia
2.Internasional atau Perikemanusiaan
3.Mufakat atau Demokrasi
4.Kesejahteraan Sosial, dan
5.Ketuhanan Yang Maha Esa
Pancasila sebagai dasar negara baru ditetapkan pada sidang pengesahan UUD 1945 pada 18 Agustus 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
Editor: Komaruddin Bagja