Sematkan Baret Ungu kepada 512 Praja Korps Marinir, KSAL : Pertajam Naluri Tempur Kalian

Kurnia Illahi · Rabu, 08 Desember 2021 - 07:23:00 WIB
Sematkan Baret Ungu kepada 512 Praja Korps Marinir, KSAL : Pertajam Naluri Tempur Kalian
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyematkan baret ungu kepada 512 prajurit remaja Korps Marinir di tepi pantai Baruna, Malang Jawa Timur, Selasa (7/12/2021). (Foto: Dok. TNI AL)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyematkan baret ungu kepada 512 prajurit remaja Korps Marinir. Penyematan dilaksanakan di tepi pantai Baruna, Malang Jawa Timur, Selasa (7/12/2021).

Para prajurit Jalasena Letarung Samudera remaja tersebut terdiri dari 17 personel Perwira Remaja AAL Angkatan 66, 149 personel Bintara Remaja PK XL/1, 148 personel Bintara Remaja PK XL/2 dan 198 personel Tamtama Remaja PK XL/2.

"Banggalah menjadi prajurit Korps Marinir karena kalian telah menjadi bagian dari satuan yang menjadi andalan bangsa dan negara," ujar Yudo yang juga sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir saat menyematkan baret ungu dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (8/12/2021).

Dia mengingatkan, agar para prajurit muda Korps Marinir menyadari, warna baret ungu diilhami dari warna bunga Bougenville yang selalu gugur sebelum layu, melambangkan pengabdian prajurit Korps Marinir sebagai ksatria samudera yang selalu siap berkorban jiwa dan raga demi keutuhan dan kejayaan NKRI.

"Kesadaran inilah yang akan menuntun setiap langkah pengabdian dimanapun kalian berada sebagai petarung samudera Korps Marinir yang siap memberikan kemampuan terbaiknya dalam setiap palagan penugasan, loyalitas tanpa batas kepada TNI Angkatan Laut, TNI maupun bangsa dan negara," ucapnya.

Selain itu dia juga meminta agar pra prajurit Marinir tetap bersikap ramah, beretika dan humanis dengan mengembangkan jiwa korsa positif dalam menjaga soliditas TNI dan Polri maupun dengan seluruh elemen masyarakat. Dia juga meminta agar para prajurit Marinir mengisi kebanggaan dengan terus membina jiwa dan raga.

"Pertajam naluri dan tempur kemampuan tempur kalian bagai keris samudera yang siap menghujam. Sehingga, dapat menjadi ksatria samudera yang siap tempur dengan penuh semangat pengabdian tanpa pamrih, patriot sejati penerus perjuangan prajurit Jalasena yang gagah berani, kebanggaan bangsa dan negara tercinta serta rakyat Indonesia," katanya.

Editor : Kurnia Illahi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda