Setara Institute: Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Sebarkan Pesan, Terorisme Ancaman Laten

Felldy Utama ยท Rabu, 07 Desember 2022 - 18:05:00 WIB
Setara Institute: Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Sebarkan Pesan, Terorisme Ancaman Laten
Ketua Setara Institute Hendardi mengecam bom bunuh diri Polsek Astana Anyar. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Setara Institute mengecam aksi teror bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Rabu (7/12/2022) pagi. Terorisme dinilai masih menjadi ancaman yang sangat berbahaya di Indonesia.

Ketua Setara Institute Hendardi menyebut intoleransi  dan radikalisme telah melekat pada pelaku terorisme. 

"Peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung (7/12) telah menyebarkan pesan. Bahwa terorisme adalah ancaman laten yang kapan pun bisa terjadi dan dipicu oleh banyak variabel dan sangat bergantung pada enabling evironment dan push and pull factors yang bisa jadi tidak berhubungan dengan sasaran tindakan kejahatan itu," kata Hendardi dalam keterangan tertulisnya, Rabu.

Hendardi menyoroti pelaku yang baru saja bebas dari penjara dengan kejahatan terorisme. Deradikalisasi dan pembinaan di penjara disebut masih menjadi pekerjaan serius untuk mencegah aksi teror terulang.

"Maka pesan utama peristiwa ini juga ditujukan pada kerja pascapenanganan tindak pidana terorisme, yakni pemasyarakatan dan deradikalisasi," ujarnya.

BNPT dan Polri, menurut Hendardi, bisa mengefektifkan berbagai regulasi dan inisiasi untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. 

Jika kerja hulu pencegahan intoleransi dan kerja hilir deradikalisasi tidak sinergis, maka potensi terorisme akan terus berulang.

"Sebagai institusi terdepan, Polri selalu akan menjadi sasaran utama tindakan kekerasan dan political revenge dari kelompok pengusung aspirasi politik intoleran," tuturnya.

Untuk memberantas terorisme, Hendardi meminta pemerintah serius melakukan pencegahan dengan menangani persoalan intoleransi.

"Pencegahan di hulu, yakni menangani intoleransi adalah salah satu cara menangani persoalan keberulangan terorisme," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:


Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda