"Tujuannya untuk menekan impor elpiji kita, dengan adanya jargas ke rumah-rumah kita tidak memerlukan lagi elpiji, jadi transformasi negara kita masih panjang, yang harus kita lakukan," tambahnya.
Dony menambahkan, upaya pemerintah untuk menekan impor elpiji juga dilakukan dengan mengonversi pemenuhan gas rumah tangga dengan CNG (Compressed Natural Gas atau gas alam terkompresi). Saat ini, pemerintah tengah melakukan uji coba untuk mengemas CNG dalam ukuran 3 kg untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Sebelumnya, Dony juga telah meminta PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menyiapkan masterplan atau peta jalan pengembangan jaringan gas nasional sebagai acuan pembangunan infrastruktur gas untuk kebutuhan rumah tangga.
Dia mengatakan, pengembangan jargas perlu dilakukan secara terencana dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur sekaligus potensi pasar di setiap wilayah. Kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya dinilai dapat menjadi salah satu titik awal pengembangan jaringan gas.
Editor: Reza Fajri