Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Metro Hentikan Penyelidikan Tewasnya Arya Daru, Sebut Tak Ada Unsur Pidana
Advertisement . Scroll to see content

Siapa Vara yang Disebut Check In Hotel 24 Kali dengan Arya Daru?

Kamis, 27 November 2025 - 08:31:00 WIB
Siapa Vara yang Disebut Check In Hotel 24 Kali dengan Arya Daru?
Diplomat Arya Daru terlihat di indekosnya sebelum ditemukan tewas (dok. istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sosok perempuan bernama Vara menjadi sorotan di tengah misteri kematian Arya Daru Pangayunan. Arya merupakan diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang tewas dalam kondisi wajah terlilit lakban pada Juli 2025 lalu.

Vara Dwikhandini diketahui merupakan rekan dari Arya Daru. Vara juga sempat bertemu Arya beberapa waktu sebelum sang diplomat ditemukan tewas.

Berdasarkan keterangan penyidik yang disampaikan kepada kuasa hukum keluarga Arya, Vara disebut telah 24 kali check in bersama Arya di sejumlah hotel di Jakarta antara awal 2024 sampai Juni 2025.

"Ada sekitar 24 kali lah (check in)," ucap pengacara keluarga Arya Daru, Nicholay Aprilindo di Gedung Polda Metro Jaya pada Rabu (26/11/2025).

Informasi ini didapat Nicholay dari penyidik berdasarkan hasil pemeriksaan ke resepsionis dan platform pemesanan tiket.

Namun, dia enggan menyimpulkan apa pun soal hal tersebut. Dia hanya meminta penyidik untuk memeriksa Vara dan suaminya.

"Check in itu dalam rangka apa? Dalam mereka berbuat asusila kah? Tidak ada bukti. Tidak ada saksi. Atau untuk orang lain kah? Iya kan? Dan, yang meragukan kami itu adalah proses kematiannya. Apakah check in ini berhubungan dengan kematian? Kalau berhubungan dengan kematian, siapa? Adakah pihak yang merasa dirugikan sehingga membunuh almarhum?" katanya.

Hasil audiensi, polisi memastikan masih mengusut kasus kematian Arya Daru. Karena itu, Nicholay meminta dilakukan gelar perkara agar kasus ini naik ke tahap penyidikan.

Sebelumnya, jenazah Arya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kamar indekosnya di Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa 8 Juli 2025 lalu. 

Dia ditemukan dengan wajah terbungkus plastik dan lakban kuning, yang sempat menimbulkan spekulasi publik soal dugaan pembunuhan.

Namun, penyidik menyatakan tidak menemukan unsur pidana dalam kematian tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, disimpulkan bahwa tidak ada keterlibatan orang lain dalam kematian Arya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut