Soal Pengungsi Gempa Ambon, Pernyataan Menko Polhukam agar Masyarakat Tak Panik

Aditya Pratama ยท Selasa, 01 Oktober 2019 - 19:23 WIB
Soal Pengungsi Gempa Ambon, Pernyataan Menko Polhukam agar Masyarakat Tak Panik

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto memberikan keterangan pers mengenai situasi bangsa terkini, Senin (30/9/2019). (Foto: Antara/Aprilio Akbar).

JAKARTA, iNews.id - Pernyataan Menteri Koordiantor Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto terkait bencana alam di Ambon, Maluku bertujuan agar masyarakat tidak panik dan bisa kembali ke rumah masing-masing. Wiranto menegaskan bahwa tidak ada satu lembaga pun mengeluarkan pengumuman akan terjadi gempa susulan yang lebih besar dan tsunami.

"Pak Wiranto hanya ingin agar masyarakat dapat kembali ke rumah masing-masing dan tidak panik. Karena informasi seputar gempa susulan yang lebih besar dan disertai tsunami itu tidak terbukti kebenarannya, tidak ada satu pun lembaga yang mengeluarkan pengumuman tentang hal itu," kata Tenaga Ahli Menko Polhukam Sri Yunanto di Jakarta, Senin (1/10/2019).

Dia menuturkan, saat ini pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan tengah melakukan langkah-langkah untuk meringankan beban dari para korban bencana alam yang melanda Maluku.

BACA JUGA: Upadate Gempa Ambon, 2.675 Rumah Rusak, 247.239 Jiwa Mengungsi

Sudah dirancang pula adanya dana-dana yang disalurkan, apakah tentang kerugian jiwa, bantuan-bantuan yang ada di pengungsian dan bantuan lain untuk merehabilitasi rumah mereka.

”Jadi ada berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan yang menakuti masyarakat, sehingga sekarang ini sedang dilakukan sosialisasi bahwa tidak ada gempa susulan yang lebih besar lagi, tidak ada tsunami,” kata dia.

Dalam konferensi pers, Senin (30/9/2019) Menko Polhukam mengatakan bahwa masyarakat setempat masih khawatir untuk kembali ke rumah. Ini lantaran mereka mendapat informasi tentang adanya gempa susulan yang berpotensi tsunami.

Padahal, kata Wiranto, BMKG dan instansi terkait tak pernah mengeluarkan informasi yang membuat cemas warga Ambon itu. Akibat menyebarnya kabar tak benar itu, jumlah pengungsi gempa di Ambon kini membengkak.

Wiranto pun meminta warga setempat untuk kembali ke rumahnya masing-masing.

“Sekarang sedang dilakukan sosialisasi bahwa tidak ada gempa susulan yang lebih besar lagi, tidak ada tsunami, diharapkan masyarakat bisa kembali ke tempat tinggal masing-masing untuk mengurangi besaran pengungsi, pengungsi terlalu besar ini sudah menjadi beban pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” tutur mantan panglima ABRI itu.


Editor : Zen Teguh