Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : El Nino Berpotensi Ganggu Pasokan Pangan, BI Waspadai Kenaikan Harga Beras hingga Cabai
Advertisement . Scroll to see content

Stok Beras RI Tembus 4,56 Juta Ton, Pemerintah Siap Hadapi El Nino Godzilla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:45:00 WIB
Stok Beras RI Tembus 4,56 Juta Ton, Pemerintah Siap Hadapi El Nino Godzilla
Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut stok beras pemerintah mencapai 4,56 juta ton pada Oktober 2026 yang menjadi modal untuk menjaga pasokan nasional menghadapi ancaman El Nino Godzilla. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai 4,56 juta ton pada Oktober 2026. Pemerintah mengandalkan stok tersebut untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga beras nasional sekaligus mengantisipasi ancaman El Nino Godzilla yang berpotensi memicu kekeringan.

Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi dampak El Nino sejak 2 tahun lalu. Menurutnya, besarnya cadangan beras saat ini menjadi salah satu modal untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

"Insya Allah, kami sudah persiapkan 2 tahun sebelumnya mengantisipasi El Nino Godzilla. Stok kita banyak, masih melimpah. Stok (Cadangan Beras Pemerintah) kita 4,5 juta ton. Jadi aman," ujar Amran dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (22/10/2026).

Berdasarkan data Bapanas, stok CBP yang dikelola Perum Bulog mencapai 4,56 juta ton pada Oktober 2026. Angka tersebut meningkat 17,52 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang tercatat sebesar 3,88 juta ton.

Jika dibandingkan dengan Oktober 2023, ketika stok CBP berada di angka 1,51 juta ton, jumlah cadangan beras saat ini melonjak sekitar 201 persen. Bapanas menyebut peningkatan tersebut berasal dari produksi beras dalam negeri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut