Sudah Divaksin Lengkap, Naik Kereta Api Jarak Jauh Tak Lagi Pakai PCR atau Antigen

Ari Sandita Murti ยท Rabu, 09 Maret 2022 - 11:52:00 WIB
Sudah Divaksin Lengkap, Naik Kereta Api Jarak Jauh Tak Lagi Pakai PCR atau Antigen
PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menghilangkan syarat menunjukkan hasil tes antigen atau PCR bagi penumpang kereta api jarak jauh mulai hari ini, Rabu (9/3/2022). (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menghilangkan syarat menunjukkan hasil tes antigen atau PCR bagi penumpang kereta api jarak jauh mulai hari ini, Rabu (9/3/2022). Kebijakan ini menindaklanjuti aturan terbaru perjalanan di masa pandemi Covid-19 dari pemerintah pusat.

Kahumas KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa menjelaskan aturan tersebut berlaku bagi calon penumpang yang sudah divaksinasi Covid-19 lengkap.

"Melalui ketentuan terbaru dari pemerintah yang telah diterapkan oleh KAI untuk perjalanan KA Jarak Jauh, maka bagi pengguna yang akan berangkat dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen yang sudah divaksin lengkap tidak diwajibkan untuk menunjukan bukti PCR atau antigen," ujarnya di Jakarta, Rabu (9/3/2022).

Menurutnya, aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 25 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 8 Maret 2022. Sedangkan untuk validasi data vaksinasi pelanggan, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi PeduliLindungi.

"Hasilnya, data vaksinasi pelanggan dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding," tuturnya.

Berikut persyaratan lengkap perjalanan menggunakan kereta api jarak jauh dan lokal:

1. Syarat Naik KA Jarak Jauh

a. Pelanggan telah divaksin Covid-19 minimal dosis ke-2.

b. Surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam atau RT-PCR 3x24 jam sebelum jadwal keberangkatan dikhususkan bagi Pelanggan dengan vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan pelanggan yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah.

c. Pelanggan dengan usia di bawah 6 tahun syaratnya adalah didampingi orang tua dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:





Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda