Sulit Ditandingi! Jenderal Terbaik Akmil 1970 Ini Pegang 13 Jabatan di Era Jokowi
Ucapan Luhut ini disampaikan ketika memberikan sambutan acara reuni prajurit Kopassus yang pernah bertempur di Operasi Seroja. Acara sekaligus mendoakan mereka yang gugur dalam peperangan itu digelar di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, pada 2017 silam.
Rekam jejak pendidikan militer Luhut tak kalah mencorong. Anak pertama dari lima bersaudara itu pernah ditugaskan belajar antiteror di satuan elite kepolisian Jerman Barat, GSG-9, bersama Prabowo Subianto (kini menteri pertahanan).

Kendati dikenal berprestasi, ternyata tak semua jabatan strategis militer pernah dilaluinya. Sebagai contoh, Luhut tak pernah merasakan menjadi panglima kodam. Tidak hanya itu, dia juga tak pernah merasakan menjadi komandan jenderal (danjen) Kopassus, salah satu jabatan yang diimpikan hampir semua perwira Korps Baret Merah.
Soal itu, Luhut menduga karena imbas kedekatannya dengan Jenderal TNI Leonardus Benyamin Moerdani. Untuk diketahui, semasa masih perwira menengah, Luhut kerap dipanggil khusus Benny (kala itu menjabat Asiten Hankam) untuk diajak berdiskusi tentang banyak hal. Kedekatan ini lah yang kemungkinan memunculkan kecemburan bagi pihak lain.
“Tapi saya terima itu dengan besar hati. Tidak jadi Danjen Kopassus, tidak jadi kasdam atau pangdam. Bagi saya itu harus bayar sebagai akibat kesetiaan yang tegak lurus dan saya bangga mampu menjalankan nilai-nilai yang diturunkan oleh Pak Benny kepada saya,” tutur mantan Komandan Kodiklatad ini.