Sulit Ditandingi! Jenderal Terbaik Akmil 1970 Ini Pegang 13 Jabatan di Era Jokowi
Pegang 15 Jabatan

Karier militer Luhut berakhir lebih cepat. Semua bermula dari perintah Presiden BJ Habibie yang menugasinya menjadi Duta Besar RI untuk Singapura pada 1999. Praktis, jabatan sipil itu membuatnya meninggalkan TNI, meskipun ketika itu dia belum waktunya pensiun.
Hanya setahun dia di Singapura. Ketika Habibie turun dari kekuasaan dan digantikan Gus Dur, Luhut dipanggil untuk memperkuat Kabinet Persatuan Nasional. Oleh Gus Dur, mantan Danpussenif itu dipercaya sebagai menteri perindustrian dan perdagangan (2000-2001).
Nama Luhut seperti hilang dalam pusaran publik setelah pemerintahan Gus Dur berakhir. Orang banyak melihatnya sebagai pengusaha, juga politikus Partai Golkar. Begitu pun era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memerintah selama 10 tahun, keberadaan Luhut seolah tenggelam.
Ketika Jokowi memenangkan Pilpres 2014 dan membangun pemerintahan bersama Jusuf Kalla, Luhut kembali menjadi aktor sentral. Presiden Jokowi mendapuknya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) pertama.
Sejak itu, berbagai jabatan silih berganti dipercayakan kepadanya. Saat Jokowi kembali memenangkan Pilpres 2019, Luhut lagi-lagi menjadi figur tak tergantikan. Hingga saat ini tak kurang dari 13 jabatan pernah dipegang Luhut selama era pemerintahan Jokowi.
Berikut 13 jabatan Luhut:
1. Kepala Staf Kepresidenan RI (2014-2015)
2. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (2015–2016)
3. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (2016–2019)
4. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ad interim (2016)
5. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Kabinet Indonesia Maju (2019–sekarang)
6. Menteri Kelautan dan Perikanan ad interim (2020).
7. Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produk dalam Negeri (2018-sekarang)
8. Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (2020-sekarang)
9. Koordinator PPKM Wilayah Jawa-Bali (2021-sekarang)
10. Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan 15 Danau Prioritas Nasional (2021-sekarang)
11. Ketua Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (2021-sekarang)
12. Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung (2021-sekarang)
13. Ketua Dewan Sumber Daya Air Nasional (2022-sekarang)
Editor: Ihya Ulumuddin