Survei: Jawa Barat Terendah Meyakini Covid-19 Membahayakan Nyawa
Secara nasional, 42 persen warga cemas melihat penyebaran pandemi Covid-19. Sedangkan cukup cemas sebanyak 52 persen, kurang cemas 5 persen, tidak cemas sama sekali 2 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab satu persen.
Dan ternyata, tingkat kecemasan warga Jawa Barat juga rendah jika dibandingkan dengan daerah lainnya. Secara persentase, 91 persen warga Jawa Barat cemas.
"Tingkat kecemasan warga Jawa Barat sedikit lebih rendah dari rata-rata nasional," tulis SMRC.
Secara nasional sebanyak 94 persen warga cemas, DKI Jakarta (96 persen), Jawa Tengah (94 persen), Jawa Timur (92 persen), Banten (97 persen), Sulawesi Selatan (100 persen) dan lainnya (95 persen).
Survei dilakukan pada 9-12 April 2020 terhadap 1.200 responden yang diwawancarai melalui telepon yang dipilih secara acak, dengan margin of error 2,9 persen.
Data terbaru yang disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan, kasus yang terkonfirmasi positif terinfeksi covid-19 mencapai 5.516 orang. Data yang disampaikan Kamis, 16 April 2020 itu, mencatat penambahan kasus baru sebanyak 380.
Peningkatan signifikan tercatat pada pasien corona yang dinyatakan sembuh. Data Kamis menunjukkan, pasien sembuh bertambah 102 sehingga total menjadi 548. Pasien corona yang meninggal juga tercacat bertambah 27 sehingga total menjadi 496 orang.
Editor: Djibril Muhammad