Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Kaget Lihat Analisis Perpecahan Kabinet di Medsos: Jangan Percaya
Advertisement . Scroll to see content

Susaningtyas: Institusi Militer dan Prajurit Perlu Manfaatkan Medsos untuk Bangun Institution Branding

Rabu, 25 Agustus 2021 - 12:28:00 WIB
Susaningtyas: Institusi Militer dan Prajurit Perlu Manfaatkan Medsos untuk Bangun Institution Branding
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Hankam & Cyber Security Susaningtyas NH Kertopati memberikan kuliah umum untuk Pasis Seskoal di Jakarta, Rabu (25/8/2021). (Foto: iNews.id).
Advertisement . Scroll to see content

“Dalam konteks media sosial resmi kesatuan, postingan yang bersifat kegiatan rutin prajurit seperti apel, penyuluhan, olahraga, dan lainnya tidak perlu terlalu sering diekspose. Karena selain tidak menarik dan memiliki nilai strategis, akan cenderung membuat engangement audience terhadap akun tersebut menjadi rendah,” ujarnya.

Nuning mengingatkan, strategi komunikasi adalah kombinasi dari semua elemen komunikasi yang dirancang untuk mencapai tujuan komunikasi yang optimal. Hal ini penting dan mendasar dalam sebuah institusi, tidak terkecuali institusi militer. 

Tanpa adanya strategi komunikasi yang terkonsep, terstruktur dan terintegrasi, maka hal ini sama saja membiarkan representasi, citra, dan pandangan publik terhadap institusi militer Indonesia mendapat stigma seadanya, tanpa arah, dan bahkan dapat menjadi buruk.

Hal terpenting dalam membangun strategi komunikasi yakni menggali falsafah, visi misi, serta tugas dan fungsi institusi tersebut untuk dikemas oleh humas/PR dalam bentuk pesan kepada audience atau publik. 

“Mengingat audience sekitar 60 persen atau 160 juta lebih penduduk Indonesia yang menggunakan media sosial, maka institusi militer dan prajurit perlu hadir secara strategis dalam memanfaatkan medium media sosial untuk membangun pesan komunikasi yang positif (institution branding),” tuturnya.

Dia melanjutkan, usia audience pengguna media sosial didominasi oleh generasi Z (0-19 tahun) dan Milenial/Y (20-39 tahun). Untuk itu, pesan komunikasi yang dikonstruksi perlu dirumuskan secara menarik, related, efektif dan komunikatif untuk membangun kedekatan dengan publik tanpa meninggalkan kode etik (sapta marga, sumpah prajurit dan 8 wajib TNI), disiplin pajurit, dan nilai nilai dasar lainnya (core values).

Mengingat karakteristik media sosial yang cepat (rapid), mudah dibagikan (shareable) dan multichannel, maka kewaspadaan serta kehati-hatian dalam penggunaannya bagi institusi dan prajurit TNI serta keluarganya perlu dirumuskan secara cermat dan tepat melalui panduan (guideline) atau buku pegangan (hand book).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut