Tak Hadiri Panggilan KPK, Ini Alasan Menteri Jonan

Richard Andika Sasamu ยท Senin, 04 Desember 2017 - 19:51 WIB
Tak Hadiri Panggilan KPK, Ini Alasan Menteri Jonan

Menteri Energi Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin, (4/12/2017). Dalam surat pemberitahuan resmi yang disampaikan kepada KPK, Jonan mengaku tak bisa datang karena harus menerima tamu negara.

"Alasan ketidakhadirannya karena ada agenda yang telah dijadwalkan, yaitu menerima tamu Menteri ESDM Ethiopia," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (4/12/2017).

Priharsa menuturkan, KPK berencana memeriksa Jonan sebagai saksi untuk tersangka Antonius Tonny Budiono yang diduga melakukan suap dalam proyek pengerjaan pengerukan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Jonan dipanggil atas kapasitasnya sebagai mantan Menteri Perhubungan pada periode 2014-2016. Menurutnya, penyidik menganggap Jonan memiliki informasi yang dibutuhkan untuk mendalami kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun anggaran 2016-2017.

Antonius Tonny Budiono sebelumnya terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Mes Perwira Dirjen Perhubungan Laut, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu, 23 Agustus 2017. Dalam operasi tersebut, KPK berhasil mengamankan uang senilai hampir Rp20 miliar.

Keterangan tim penyidik KPK menyebutkan, dana suap telah masuk ke rekening Tonny dari Komisaris PT Adhi Guna Keruktama (PT AGK), Adiputra Kurniawan sebesar Rp1,174 miliar dari total Rp20 miliar. Sedangkan sisanya ditemukan petugas dalam bentuk tunai yang disimpan dalam 33 tas.

Uang tunai tersebut terdiri dari sejumlah mata uang seperti rupiah, dolar Amerika Serikat, poundsterling, euro dan ringgit Malaysia senilai Rp 18,9 miliar tunai. Demi mendalami dugaan kasus korupsi yang melibatkan Dirjen Hubla di kemenhub dan PT AGK, Tonny diamankan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK.

Editor : Zen Teguh