Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menhut Kerahkan 5.000 ASN Kehutanan untuk Tangani Karhutla di 6 Provinsi
Advertisement . Scroll to see content

Tangani Karhutla, Pemerintah Tabur 4 Ton Garam di Langit Kaltim untuk Turunkan Hujan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:00:00 WIB
Tangani Karhutla, Pemerintah Tabur 4 Ton Garam di Langit Kaltim untuk Turunkan Hujan
Garam 4 kg ditabur di wilayah Kaltim untuk menurunkan hujan. (Foto: Dok. Otorita IKN)
Advertisement . Scroll to see content

"Makanya kita mencoba melakukan modifikasi cuaca untuk menambah volume air permukaan yang ada di wilayah IKN dan sekitarnya," katanya.

Sementara itu, musim kering juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Timur. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Timur Buyung Dodi Gunawan mencatat 273 titik kejadian kebakaran lahan sepanjang Agustus 2026 dengan luas sekitar 752 hektare.

"Di Agustus ini totalnya sudah 273 titik kejadian kebakaran lahan. Luas lahannya sekitar 752 hektare berdasarkan data yang masuk di kami," kata Buyung.

BPBD tetap melakukan penanganan karhutla, termasuk melalui langkah pencegahan dan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Penanganan tetap dilakukan, termasuk upaya preventif dan edukasi kepada masyarakat, melalui surat edaran dari Kementerian Lingkungan Hidup agar tidak melakukan pembakaran lahan," ujarnya.

Pelaksanaan OMC mulai diikuti turunnya hujan di sejumlah wilayah Kalimantan Timur. Pos Curah Hujan Long Lebusan, wilayah Hulu WS Mahakam, mencatat hujan turun di Kabupaten Mahakam Ulu pada Sabtu (22/8/2026) pukul 02.00-02.30 WITA dengan curah hujan sekitar 20 milimeter.

Hujan juga terjadi di sejumlah wilayah sekitar Kutai Kartanegara. Di kawasan IKN, perubahan kondisi hidrologis terlihat dari kenaikan muka air pada intake Sungai Sepaku yang menjadi salah satu sumber air baku IKN.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut