Teguran Virtual Police Akan Menyasar Akun WhatsApp yang Sebar Hoaks dan Ujaran Kebencian

Putranegara Batubara · Sabtu, 13 Maret 2021 - 08:12:00 WIB
Teguran Virtual Police Akan Menyasar Akun WhatsApp yang Sebar Hoaks dan Ujaran Kebencian
ilustrasi akun WhatsApp (foto: Ilustrasi)

JAKARTA, iNews.id- Teguran dari Virtual Police (VP) ternyata juga menyasar akun WhatsApp (WA). Akun WA akan ditegur jika terindikasi melakukan tindak pidana ujaran kebencian dan hoaks.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan tindakan menunjukkan bahwa setiap platform media sosial turut dipantau oleh Bareskrim Polri. Hal itu untuk meminimalisir terjadi tindak pidana ujaran kebencian dan hoaks. 

"Jangan berpikir, ah kalau kami memfitnah orang, menyebarkan kebencian, kalau pakai platform tertentu aman nih," kata Ahmad di gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/3/2021). 

Namun, Ahmad tak merincikan lebih lanjut mengenai jenis potensi pelanggaran yang dilakukan oleh satu akun Whatsapp tersebut. Konten yang mendapat teguran dari kepolisian tak hanya terjaring dari patroli siber yang dilakukan. 

Masyarakat juga dapat melaporkan konten yang diduga bermuatan pidana tersebut. Nantinya, polisi akan menelusuri kebenaran terhadap laporan tersebut sehingga akan dilanjutkan pada teguran. 

"Ini misalnya ya, ada di grup itu (Whatsapp), kemudian ada yang melapor ke polisi, dia screenshoot dong. Terus akunnya dilacak," ujar Ahmad. 

Ahmad pun menegaskan bahwa dalam melakukan operasi patroli siber itu tak melakukan penyadapan terhadap akun tersebut. Virtual police dimunculkan dengan semangat keterbukaan informasi kepada publik.

"Bukan disadap, ini kan kami memantau. Jadi gak ada kata sadap," kata Ahmad.

Editor : Ibnu Hariyanto