Tim KPK Mendeteksi Harun Masiku Berada di Sekitar PTIK 8 Januari 2020

Riezky Maulana · Kamis, 30 Januari 2020 - 19:46:00 WIB
Tim KPK Mendeteksi Harun Masiku Berada di Sekitar PTIK 8 Januari 2020
Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri. (Foto: iNews.id/Riezky Maulana)

JAKARTA, iNews.idKPK mendeteksi keberadaan tersangka dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR, Harun Masiku, di sekitar Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian-PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Harun diduga berada di kawasan itu ketika tim penyelidik KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap eks anggota KPU Wahyu Setiawan, Rabu (8/1/2020).

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, ketika mendapatkan informasi soal keberadaan Harun tersebut, tim penyelidik KPK segera bergegas menuju tempat yang dimaksud. Namun, karena berdekatan dengan waktu isya, tim memutuskan untuk menunaikan Salat Isya terlebih dulu.

“Malam itu (Rabu, 8/1/2020), (Harun) diduga berada di Kebayoran Baru, sekitaran PTIK. Tim penyelidik bergeraklah ke arah posisi tersebut. Kemudian singgah, salat di masjid PTIK,” kata Ali di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Namun, ketika itu terjadi kesalahpahaman antara tim KPK dan anggota Provost yang berjaga di PTIK. Akibatnya, tim KPK pun sempat diperiksa di sana. Menurut penuturan Ali, tim penjaga PTIK pada saat itu sedang melakukan sterilisasi kawasan karena keesokan harinya ada kegiatan yang dijadwalkan berlangsung di PTIK.

“Sempat dilakukan pemeriksaan kepada tim kami (oleh Provost). Sampai kemudian Deputi Penindakan KPK berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak Polri untuk menjemput tim,” tuturnya.

Kapolri Idham Azis tadi siang menyampaikan, pada saat hari kejadian itu, Gedung PTIK memang akan didatangi Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin untuk acara olahraga, sehingga sejak malam wilayah tersebut harus steril. “Kebetulan kami kena giliran di PTIK. Sesuai protap (prosedur tetap), sejak malam di-clear-kan di sana,” ujar Idham dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (30/1/2020).

Mantan Kabareskrim Mabes Polri itu mengaku, lembaganya sama sekali tak mengetahui jika yang diamankan di sana adalah penyelidik dari KPK yang sedang melaksanakan tugas untuk memburu Harun Masiku. “Kalau terus ketemu misalnya beberapa penyelidik KPK, Polri tidak tahu apa proses yang ada di dalam. Itu yang saya tahu yang dilaporkan gubernur PTIK dan kadiv Propam tentang kasus PTIK,” katanya.

KPK hingga detik ini masih mencari keberadaan Harun Masiku. Sejak Senin (27/1/2020) pun, KPK telah memasang foto, biodata, dan lengkap dengan perkara yang menjeratnya di laman resmi KPK dengan deskripsi “KPK Masukkan Nama HAR dalam DPO”.

“Daftar pencarian orang (DPO) itu di website KPK kita sudah rilis. Nanti rilis di berbagai tempat juga kami akan segera sampaikan. Sehingga nanti mudah-mudahan masyarakat yang tahu keberadaan Harun dapat memberikan informasi,” kata Ali.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda